Meniti Jalan Menuju Jannah Firdaus-Nya

Tampilkan postingan dengan label Kisah Berhikmah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Berhikmah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Januari 2018

AKHLAK BAIK BERBUAH JANNAH

Dikisahkan oleh Ummu Darda’ menganai suaminya Abu Darda’ yang ketika itu tengah melaksanakan shalat malam...
Di sepertiga malam Abu Darda beranjak untuk melaksanakan sholat malam, dan setelah usai menjalankan sholatnya ia berdo’a kepada Allah dengan doa:
اَللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِيْ فَحَسِّنْ خُلُقِيْ
“Ya Allah...., sebagaimana Engkau telah menciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku
Do’a itu berulang ulang kali ia panjatkan, sampai Ummu Darda’ terheran melihat suaminya yang bolak-balik memajatkan do’a yang sama. Kemudian Ummu Darda’ pun berkata” wahai Abu Darda’ mengapa engkau terus mengulang-ulang do’a itu. apakah engkau tidak ingin meminta sesuatu selain apa yang engkau panjatkan dalam do’amu itu?...”
Kemudian Abu Darda’ berkata, “ Wahai Ummu Darda’, ketahuilah,,, jika seseorang memiliki akhlak yang baik, maka tidak ada yang lebih pantas untuknya selain syurga. Begitu pula jika seseorang meiliki akhlak yang buruk, maka tidak ada yang lebih pantas untuknya selain neraka jahannam”
NB: SALAH SATU AKHLAK YANG BAIK ADALAH,,, KETIKA IA TIDAK MENYAKITI HATI TETANGGANYA*

*Dan ingatlah tetangga itu bukan hanya yang engkau dapatkan setelah engkau berkeluarga,,, melainkan saudara-saudara yang berada di sekelilingmu itu juga termasuk tetangga-tetanggamu.... OLEH KARENA ITU BERAKHLAK BAIKLAH KEPADA MEREKA,,,, Jangan sampai kata-kata yang keluar dari lisan kita dapat menyakiti hati mereka,,,,, OK!,,,JJJ
1

Senin, 30 Oktober 2017

Takdir yang Indah, Akibat Sabar dalam Taat


Di tengah guguran salju, disebuah universitas yang terletak di Eropa. Ketika itu, ada seorang mahasiswi eropa berhijab lagi berparas cantik yang sedang menunggu taxi dipinggir jalan, lama ia menunggu, akan tetapi tidak ada satu pun taxi yang menghampirinya. Berlalu sepuluh menit, dua puluh menit, setengah jam, satu jam hingga larut malam ia menunggu, tapi tidak ada satupun taxi yang datang menghampirinya.
Hingga akhirnya ia melihat sebuah rumah yang tidak jauh dari tempat ia menunggu taxi, ia memutuskan untuk beristirahat sejenak  di rumah itu.  Kemudian ia bergegas menuju rumah itu, lalu ia pun mengetuk pintunya. Setelah ia mengetuk pintu rumah itu, akhirnya terbukalah pintu dan terlihat di dalamnya seorang lelaki tampan yang menghuni rumah tersebut. Kebetulan lelaki itu juga mahasiswa yang bersal dari universitas yang sama dengannya. Kemudian ia meminta izin untuk beristirahat sejenak di rumah lelaki tampan itu. Karena lelaki itu kasihan melihatnya, akhirnya lelaki itu pun mengizinkannya. Sanking lelahnya ia menunggu taxi dan akhirnya mendapat tempat untuk beristirahat, akhiranya ia pun tertidur pulas di rumah lelaki itu.
Tak lama kemudian, ia terbangun dari tidurnya, sembari melihat ke samping, betapa terkejutnya ia bahwa lelaki itu tidur tepat di sampingnya. Kemudian ia lari sekencang-kencangnya sembari menagis dan khawatir,  akan apa yang terjadi padanya selama ia tertidur.
Sampailah ia di rumah, kemudian ia mengadukan semua yang terjadi padanya tadi malam kepada ayahnya. Mendengar cerita dari anak gadisnya sang ayah sangat marah kepada lelaki itu. Kemudian sang ayah bergegas pergi untuk mendatangi rumah lelaki tersebut, kebetulan sang ayah mengetahui alamat rumah lelaki itu karena sang ayah termasuk salah satu dosen yang ada di universitas tersebut.
Sampailah sang ayah di rumah lelaki itu. Berkali-kali sang ayah mengetuk pintu rumah itu, akan tapi tidak ada sama sekali jawaban dari penghuninya. Hingga akhirnya ada seorang laki-laki yang memberitahu sang ayah, bahwa penghuni rumah tersebut sedang berada di rumah sakit. Kemudian sang ayah menanyakan alamat rumah sakit tersebut kepada laki-laki itu.
Sampailah sang ayah di rumah sakit, sang ayah bergegas mencari tempat dimana lelaki itu di rawat. Tak lama kemudian sang ayah menemukan kamar dimana lelaki itu dirawat. Kemudian sang ayah terkejut melihat tangan lelaki itu diperban sembari mendekati lelaki itu. Kemudian sang ayah bertanya kepada lelaki itu,
“ Apa yang terjadi dengan tangan mu?,,,”
kemudian lelaki itu menjawab,,,,
“ Tadi malam ada seorang wanita yang meminta izin untuk beristirahat sejenak di rumahku, karena aku melihat rasa letih yang sangat di wajahnya, akhirnya aku megizinkannya untuk beristirahat sejenak di rumahku. Setelah aku persilahkan ia duduk aku pun beranjak untuk membuatkan segelas teh hangat untuknya, karena aku tahu pasti ia membutuhkannya. Tak lama kemudian aku kembali menghampirinya dengan segelas teh hangat yang telah aku buat. Dan setelah itu aku melihatnya tertidur pulas, ku tatap wajahnya yang begitu cantik, hingga pada kondisi yang memuncak libidoku naik. Ketika libidoku naik karena melihatnya, aku segera bergegas ke dapur dan mencari sumber api, kemudian aku membakar tangan ku, ketika aku membakar tangan ku libidoku menurun, akan tetapi ketika aku kembali menatap wajahnya libidoku naik kembali dan sesegera mungkin aku membakar tangan ku kembali hingga libidoku turun, dan begitu seterusnya, hingga pada puncaknya aku pingsan tepat di sampinggya, hingga sampailah aku di rumah sakit ini.”
Kemudian dengan spontan sang ayah berkata kepada lelaki tersebut,’’AKU NIKAHKAN PUTRIKU UNTUKMU, WAHAI LELAKI SHOLEH”

0

Selasa, 31 Januari 2017

ADA HIKMAH DIBALIK KEJENUHAN ORANG-ORANG BERIMAN


Dikisahkan, dahulu ketika zaman Rosulullah   ada seorang pemuda yang hendak berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah, ketika sampai dipertengahan jalan tiba-tiba ia terjatuh dan akhirnya baju yang ia gunakan kotor sehingga ia kembali lagi kerumahnya untuk mengganti pakaiannya kemudian ia berangkat lagi kemasjid. Ketika ditengan perjalanan tiba-tiba ia terjatuh lagi tepat dimana ia jatuh tadi, sehingga baju yang ia yang baru ia ganti kotor lagi, dan untuk yang kedua kalinya ia kembali pulang kerumah untuk mengganti pakaiannya yang kotor, kemudiaan ia berangkat kemasjid lagi, dan untuk yang ketiga kalinya ia berangkat ke masjid tepat di mana ia jatuh tadi, ada seseorang laki-laki tua yang meneranginya sampai ke masjid dan kali itu ia tidak terjatuh sama sekali. Sesampainya ia dan laki-laki tua itu di masjid, ia pun mengajak laki-laki tua itu untuk ikut sholat bersamanya di masjid, akan tetapi laki-laki tua itu menolak, dan ia pun terus mengajak laki-laki tua itu untuk mau ikut bersamanya malaksanakan sholat subuh berjama’ah akan tetapi laki-laki tua itu benar benar menolaknyanya dan ia berkata, “ aku tidak sholat”. Maka si pemuda itu heran dan bertanya-tanya, mengapa ia menolak ajakan ku untuk melaksanakan sholat, dan akhirnya si pemuda terus bertanya kepada laki-laki tua itu. Dan akhirnya laki-laki tua itu menjawab pertanyaan si pemuda itu, “aku tidak sholat karena aku adalah syaiton, aku lah yang menjatuhkan katika angkau hendak berangkat ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah, dan tahukah kamu wahai pemuda, sesungguhnya ketika jatuhmu yang pertama, maka sesungguhnya Allah telah menghapus seluruh dosa-dosa mu, dan ketika jatuhmu yang kedua, maka Allah telah menghapus dosa-dosa seluruh keluargamu, dan engkau tahu mengapa aku menerangi mu dan tidak membuatmu terjatuh untuk yang ketiga kalinya?,,, karena aku tidak mau Allah mengampuni dosa-dosa seluruh umat islam.

1